Pengobatan Leukemia

Leukimia, pengobatan leukimia, Modern Cancer Hospital Guangzhou

  Karena jenis dan stratifikasi prognostik leukimia yang cenderung rumit, sehingga tidak ada metode pengobatan yang sama, dibutuhkan ketelitian dalam mempertimbangkan jenis dan stratifikasi penyakit untuk menentukan metode pengobatan. Saat ini, metode pengobatan yang ada meliputi : Kemoterapi, Radioterapi, Terapi Bertarget, Imunoterapi, Transplantasi Stem cell dan lain-lain. Ahli Modern Cancer Hospital Guangzhou menjelaskan, selama pasien mendapatkan pengobatan yang komprehensif, prognosis leukimia akan meningkat. Banyak pasien yang dapat disembuhkan atau dalam keadaan stabil untuk jangka panjang. Masa di mana leukemia sebagai "penyakit yang tak tersembuhkan" sudah berlalu.

  1. Kemoterapi Hijau

  Sebagai langkah awal, umumnya perlu dilakukan kemoterapi hijau. Setelah itu, jika kondisi membaik, tindakan selanjutnya seperti Kemoterapi Konsolidasi atau Transplantasi Stem Cell disesuaikan dengan stratifikasi prognostik. Setelah terapi konsolidasi, umumnya tidak lagi dilakukan pengobatan lanjutan. Bisa memberhentikan pengkonsumsian obat dan lakukan pengamatan, serta rutin melakukan pemeriksaan.

  2. Transplantasi Stem cell

  Selain beberapa pasien dengan kondisi khusus yang mendapatkan manfaat dari transplantasi stem cell, sebagian besar orang dengan leukemia perlu melakukan transplantasi alogenik. Seiring dengan kemajuan teknologi transplantasi, pemilihan donor, risiko transplantasi, prognosis jangka panjang dan lain-lain telah mengalami kemajuan yang signifikan. Oleh karena itu, transplantasi alogenik adalah metode pengobatan radikal penting saat ini bagi berbagai leukemia dengan risiko sedang hingga tinggi.

  3. Imunoterapi

  Meskipun transplantasi memiliki hasil dengan harapan hidup yang lebih efektif, tetapi resistensi serta komplikasi akibat transplantasi dapat sangat mempengaruhi kualitas hidup pasien. Oleh karena itu, memilih Imunoterapi dan berbagai macam Terapi Bertarget Molekuler merupakan harapan masa depan pengobatan leukimia.

  4. Transplantasi Sumsum Tulang

  Transplantasi Sumsum Tulang adalah penanganan dengan kemoterapi dosis tinggi atau pengontrolan sistem kekebalan tubuh, menghapus sel-sel tumor dalam tubuh pasien leukimia, sel-sel klon yang abnormal, memblok mekanisme penyebab penyakit, kemudian menerapkan transplantasi stem cell autologus atau alogenik hematopoetik kepada pasien leukemia, sehingga dapat membangun kembali fungsi hematopoiesis dan fungsi kekebalan tubuh, dan pada akhirnya mencapai tujuan pengobatan. Transplantasi Sumsum Tulang adalah metode pengobatan yang paling efektif untuk leukemia. Sekitar 50% pasien leukemia dapat bertahan hidup dalam jangka panjang setelah menerima transplantasi sumsum tulang.

  5. Metode Gabungan Pengobatan Timur dan Barat

  Mengingat efek samping dari Kemoterapi dan Terapi Biologis terhadap tubuh, pengobatan leukemia stadium lanjut dapat dikombinasikan dengan Pengobatan China (TCM), ini bertujuan untuk mengurangi efek racun. Bagi pasien yang telah mengalami penyebaran secara luas, fungsi tubuh yang lemah, serta pasien stadium lanjut yang tidak dapat menjalani kemoterapi, dapat menggunakan Pengobatan China (TCM) sebagai pelindung, memperbaiki kualitas hidup serta memperpanjang harapan hidup secara signifikan.

  Melalui penjelasan di atas, diharapkan kita semua telah memahami pengobatan untuk leukemia, dan para ahli percaya, bahwa para pasien dapat menemukan metode pengobatan yang sesuai. Jika anda masih memiliki pertanyaan tentang pengobatan leukimia, anda dapat berkonsultasi online dengan ahli. Ahli kami akan memberikan jawaban secara rinci.

Cari

untuk