Intervensi + Cryosurgery Menghidupkan Kembali Sel Paru-Paru Pada Penderita Kanker Paru

Kanker paru,intervensi, cryosurgery

THOMSOM ANWAR berfoto bersama dengan istri dan kepala tim dokter, Lin Qing

Dari awal tiba di rumah sakit dengan duduk di kursi roda sampai mendaki ke puncak gunung Baiyun, tidak sampai 2 bulan, THOMSOM ANWAR, pasien kanker paru-paru sel kecil (SCLC) ini tidak hanya sudah dapat berdiri dengan gagahnya, tetapi juga telah membuka lembaran kehidupan barunya. Pada pembagian penghargan pahlawan anti kanker bulan maret di Modern Cancer Hospital Guangzhou, THOMSOM ANWAR yang berusia 73 tahun membagikan pengalamannya melawan kanker, di mata orang-orang, ini adalah sebuah legenda!

Sindiran dan harapan

Pada November 2013, karena batuk berdarah, asma, lemas, THOMSOM ANWAR terdiagnosa kanker paru-paru sel kecil (SCLC) di Penang. Dokter mengatakan, melalui metode kemoterapi ia dapat bertahan 2 tahun, tetapi jika tidak melakukan kemoterapi ia hanya dapat bertahan 3 bulan. Setelah mendengar ini, seluruh keluarga sangat kecewa, namun yang makin membuat mereka marah adalah, saat bertanya tentang pantangan makanan untuk pasien saat menjalani kemoterapi, jawaban sang dokter adalah selain perabot rumah tangga, semua boleh dimakan, sudah setua ini ditambah mendapat penyakit seperti ini, silahkan makan apapun yang diinginkan. Bagi seseorang yang kuat seperti THOMSOM ANWAR, ini adalah sebuah sindiran, karena itu ia menolak kemoterapi.

Tetangga THOMSOM ANWAR mengidap kanker otak, 10 tahun yang lalu ia menjalani pengobatan di Guangzhou, China, dan hasilnya lebih efektif. Maka dari itu pandangan anak-anaknya hanya terfokus pada rumah sakit kanker di Guangzhou, saat itu, kebetulan menantu laki-laki mengetahui bahwa ada kantor perwakilan rumah sakit kanker Guangzhou di Jakarta, dan semua keluarga datang ke sana dengan membawa hasil pemeriksaan.

Kanker paru,intervensi, cryosurgery

16 Januari 2014, pasangan suami istri THOMSOM ANWAR berfoto di depan monumen Zhongshan di dalam taman Yuexiu, Guangzhou

“Setelah dokter di Jakarta melihat foto rontgen dada, beliau berkata ‘Ada yang lebih parah dari anda’, kami bertanya berapa persen keberhasilannya, beliau menjawab, 80%, dan kami sangat gembira mendengarnya. Kami juga bertanya untuk prosedur keberangkatannya, dokter mengatakan bahwa mereka dapat membantu, jadi 2 hari kemudian setelah mendapat visa, kami pun segera berangkat ke sini,” kata istri THOMSOM ANWAR, Tang Yuzhu.

Pengobatan dan rekreasi

30 November 2013, dengan ditemani oleh putri dan istrinya, THOMSOM ANWAR dengan penuh percaya diri datang ke Modern Cancer Hospital Guangzhou, tentu saja ia datang dengan kursi roda, saat itu, tumornya sudah berukuran lebih dari 10 cm, dan tidak hanya menekan bagian peru-paru sampai susah bernafas, badannya pun sudah semakin kurus. Pada 2 Desember, di bawah bius lokal, ia melakukan Cryosurgery. “Setelah cryosurgery muncul batuk berdarah, saat kita melihat darahnya berubah dari merah menjadi hitam, kami tidak takut karena kami tahu ini merupakan hal yang baik, ini adalah sel kanker di dalam paru-paru yang membeku dan mati yang keluar,” kata sang istri. Setelah itu, pada 10 dan 30 Desember 2013, serta 20 Januari 2014 dilakukan 3 kali kemoterapi lokal.

“Setelah kemoterapi lokal pertama, saya masih tidak begitu bertenaga, putri saya membawa saya berjalan-jalan di sekitar, tetapi saya sudah terengah-engah; setelah kemoterapi kedua, saya dapat berjalan-jalan keluar sampai ke dekat pintu selatan gunung Baiyun (kurang lebih 500 meter dari rumah sakit, ada tanjakan); saat hari minggu setelah kemoterapi ketiga (26 Januari 2014), saya dan istri keluar berjalan-jalan, terus berjalan sampai pintu masuk gunung Baiyun, udara di gunung sangat bagus, kami berjalan pelan-pelan mengikuti tangga, jika lelah saya duduk sejenak untuk beristirahat, terus seperti itu, sampai pada tempat yang lebih tinggi.” THOMSOM ANWAR mengingat dengan jelas kemajuan-kemajuan yang dialaminya. Istrinya menambahkan : “Saat mendaki gunung, ia sama sekali tidak membiarkan saya menopangnya, saya berjalan di depannya, dan ia di belakang saya”.

Saat menjalani pengobatan di Guangzhou, berpartisipasi dalam kegiatan rekreasi mingguan yang diselenggarakan rumah sakit menjadi suatu kegembiraan baginya, ia bahkan tidak ingin melewatkan rekreasi ke Zhuhai dan menunda sejenak pengobatannya. Putrinya secara khusus membelikannya handphone dengan fungsi kamera terbaik untuknya. Ia dan istri pernah ke taman Yuexiu, Sun Yat Sen memorial park, Akademi Militer Whampoa, dan tempat-tempat lainnya di Guangzhou, setiap sampai di satu tempat, mereka pasti akan menggunakan handphone untuk berfoto. Istrinya berkata, pergi ke beberapa tempat ini kadang perlu berjalan jauh atau menaiki tangga, namun ia selalu mencapai tujuan dengan kekuatannya sendiri. THOMSOM ANWAR menjelaskan, ia tidak ingin dirinya terlihat seperti orang sakit, ia percaya bahwa ia bisa menaklukan jalan-jalan yang ada di bawah kakinya. Ia berkata, nanti setelah sembuh dari penyakitnya ia akan datang kembali untuk bertamasya ke China.

Cryosurgery + Intervensi

Hasil CT-scan 25 Maret 2014 menunjukan, lesi tumor sudah mengecil menjadi sekitar 2 cm. Kepala tim dokter, Lin Qing mengatakan, 28 Maret adalah kali ke-6 THOMSOM ANWAR menjalani kemoterapi lokal, yang juga adalah untuk terakhir kalinya, secara keseluruhan ia telah melakukan 6 kali kemoterapi lokal dan 1 kali Cryosurgery. Menurut penjelasan Lin Qing, Cryosurgery dapat dengan efektif menyembuhkan tumor pada bagian yang tidak mungkin dilakukan operasi pengangkatan seperti paru-paru, terhadap pasien kanker paru-paru sel kecil (SCLC) seperti THOMSOM ANWAR, persentase harapan hidup 5 tahun ke depan mencapai lebih dari 75%, yang adalah 10 kali lipat dari pengobatan tradisional.

Cari

untuk
  • 0812-978-978-59
  • 0812-8616-5200
  • 0852-111-94878
  • 0813-8183-7924
  • 087-8866-40740
  • 08777-111-4643
  • 08777-6603-102
Jakarta Office
Menara Citicon, lantai 11 Blok C2.Jalan Letjen S.Parman Kav 72,Slipi-Jakarta Barat
Surabaya Office
Wisma BII Lt.7 no.715 Jalan Pemuda no 60-70 Surabaya
Medan Office
Kompleks Multatuli Indah Blok BB 50 Medan Sumatera Utara 20151