Diagnosis Kanker Saluran Empedu

Kanker saluran empedu,diagnosis kanker saluran empedu

pemeriksaan dan diagnosis kanker saluran empedu

Pencitraan diagnosis kanker saluran empedu dalam beberapa tahun terakhir telah meningkat secara signifikan, dan lebih banyak pasien bisa mendapatkan diagnosis yang akurat sebelum operasi.

1, USG diagnostik: USG adalah metode paling disarankan untuk tumor saluran empedu. USG dapat memahami: dilatasi saluran empedu intrahepatik, empedu lokasi penyumbatan, saluran dan sifat lesi penyumbatan saluran empedu. Terutama dalam beberapa tahun terakhir, baru dikembangkan USG endoskopik (EUS) teknologi, dapat menghindari gangguan dari usus pneumatosis secara signifikan meningkatkan diagnosis kanker saluran empedu. Hingga 85% dan akurasi diagnostik 90% menengah dan segmen yang lebih rendah dari kanker saluran empedu dan .

2, perkutan transhepatik angiografi saluran empedu (PTC): Pemeriksaan PTC adalah metode yang lebih akurat untuk kanker saluran empedu. Morfologi, distribusi, dan gangguan pada intrahepatik dan ekstrahepatik lokasi pembuluh hepatik.

3, endoscopic retrograde cholangiopancreatography (ERCP): ERCP dapat menentukan panjang invasi tumor, penyempitan saluran empedu dan penilaian terhadap ganas atau tidaknya. Namun, pasien dengan obstruksi lengkap dapat menyebabkan terjadinya infeksi retrograd atau pankreatitis deformitas.

4, CT scan: CT Scan bisa lebih akurat menunjukkan pembesaran saluran empedu dan lokasi penyumbatan, sejauh mana, dan selanjutnya dapat memperjelas sifat tumor lebih akurat. CT Scan sering dikombinasikan dengan USG, dapat meningkatkan tingkat deteksi kanekr saluran empedu.

5, Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan Kolangiopankreatografi resonansi magnetik (MRCP), magnetic resonance imaging bilier (MRC): Pemeriksaan ini bisa memberikan pemahaman yang jelas dari saluran empedu seluruh gambar, Anda dapat menunjukkan lokasi tumor, ukuran, bentuk.

6,scan berbayang pada posisi yang sama: scan ini dapat mempermudah karena bisa memperlihatkan saluran empedu secara menyeluruh dari lesi yang diderita pasien. penyumbatan saluran empedu lengkap dapat mempengaruhi hasil pencitraan.

7, angiography: signifikansi diagnostik angiografik sedikit kanker saluran empedu, tetapi dapat digunakan untuk lesi kanker saluran empedu pra operasi dari arteri hepatika dan vena portal, dan membantu untuk memandu rencana bedah.

8, tes laboratorium: periksa isi, termasuk bilirubin serum total (TBIL), langsung bilirubin (DBIL), alkali fosfatase (AKP), gamma-glutamil transferase (γ-GT) glutamat aminotransferase (ALT), aspartat aminotransferase (AST), empedu CA19-9, CEA.

9, pemeriksaan patologis: pemeriksaan USG dikombinasikan dengan pemeriksaan lab CA 19-9, CEA, dilanjutkan dengan empedu sitology maka lebih efektif untuk diagnosisnya.

Jika Anda memiliki masalah seputar kanker, Anda dapat menghubungi kami via online atau email. Untuk info lebih lanjut tentang kesehatan, Anda bisa mengunjungi halaman Facebook dan Youtube kami.

Cari

untuk