Diagnosis Kanker Otak
 Kanker otak, diagnosa kanker otak, Modern Cancer Hospital Guangzhou

  Akhir-akhir ini, angka mordibitas kanker otak terus meningkat. Berdasarkan data yang ada, tumor intrakranial menempati 5% dari jumlah kanker sistemik, ini dapat menyebabkan kerusakan serius pada sistem saraf manusia. Ahli Modern Cancer Hospital Guangzhou menghimbau kita semua untuk lebih memperhatikan kanker otak. Jika anda mengalami gejala-gejala yang tidak lazim, segeralah melakukan pemeriksaan ke rumah sakit.

  Diagnosa kanker otak :

  1. CT-Scan

  Merupakan metode pemeriksaan non-invasif yang paling sering digunakan saat ini. Berperan dalam menentukan letak dan memastikan tumor intracranial. CT-scan merupakan teknologi pencitraan otak non-invasif yang paling umum digunakan saat ini. Dapat mendeteksi hingga lebih dari 90% kanker otak, menunjukkan ukuran, bentuk, jumlah, letak atau posisi, ketebalan dan sifat tumor. Memiliki hubungan anatomi yang jelas. Seiring dengan munculnya 3D CT, dapat memperkuat keakuratan diagnosis letak kanker otak.

  2. Biopsi

  Walaupun teknologi pencitraan sudah semakin maju dan dokter dapat menggunakannya sebagai metode pendiagnosaan dalam pemeriksaan lesi pada otak, tetapi pada beberapa kasus masih diperlukan biopsi untuk memperkuat diagnosa. Terlebih pada kasus tumor otak yang tidak dapat dioperasi, biopsi sangat membantu dalam menentukan tindakan selanjutnya. Saat ini, biopsi meliputi biopsi stereotaktik dan biopsi kraniotomi (terbuka).

    3. X-ray tengkorak

  Dapat ditemukan tanda-tanda peningkatan tekanan pada intrakranial dan serangan langsung tumor yang menyebabkan perubahan pada tulang tengkorak, kalsifikasi patologis tumor dan lain-lain.

  4. MRI

  Memiliki kesensitifan yang tinggi pada diagnosis tumor intrakranial. Dalam hal tampilan histologi lebih unggul daripada CT-scan. Hubungan anatomi ditampilkan secara jelas dari berbagai sisi, selain itu juga dapat menampilkan kelainan pada jaringan sebelum terjadinya perubahan morfologi.

  5. Angiografi serebral

  Tidak hanya dapat mendiagnosa posisi secara jelas, tetapi juga membantu dalam pemahaman tentang situasi suplai darah ke tumor dan yang berhubungan dengan pembuluh arteri. Jenis pemeriksaan ini sangat berguna bagi pasien yang akan menjalankan operasi.

  6. Pemeriksaan Elektrofisiologi

  Potensi batang otak sangat membantu dalam diagnosa neuroma akustik. Selain itu, dapat menampilkan EEG abnormal pada tumor di belahan otak yang letaknya berhimpitan dengan lapisan kulit

  7. Pemeriksaan Endokrin

  Bagi pasien dengan hipersekresi hormon hipofisis anterior, bisa melakukan pemeriksaan darah yang terdiri dari pemeriksaan prolaktin, hormon pertumbuhan, hormon adrenokortikotropik (ACTH), hormon perangsang tiroid (TSH), gonadotropin dan lain-lain. Ini dapat membantu dalam memperjelas sifat kelainan hipofisis.

  8. PET

  Semua informasi yang didapatkan melalui metode ini didasarkan pada perubahan metabolisme jaringan, dan pencitraan fungsi jaringan dan sel. Karena sel kanker otak memiliki tingkat yang tinggi terhadap glikolisis, melalui metode ini kita dapat mengukur tingkat glikolisis untuk membedakan antara jaringan normal dan jaringan kanker. Dari sana kita akan mengetahui tingkat keganasan, memperkirakan hasil operasi, kemoterapi ataupun radioterapi, memantau perubahan lesi serta kekambuhan.

  Beberapa tahun terakhit, kanker otak telah menjadi salah satu penyakit krnois yang mengancam kesehatan masyarakat. Ia memberikan rasa sakit dan kekhawatiran tinggi terhadap pasiennya. Ahli dari Modern Cancer Hospital Guangzhou menghimbau, jika kita mengalami gejala-gejala yang tidak lazim, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke rumah sakit besar. Semakin cepat ditangani, keefektifan pengobatan pada kanker otak pun semakin tinggi. Jika anda menderita kanker otak, aktif bekerja samalah dengan dokter dalam menjalani pengobatan. Hati yang gembira adalah kunci utamanya.

Cari

untuk